Rabu, 08 Maret 2017

Interpretasi Pulau Bali



Interpretasi Peta Umum
Pulau Bali

Sebelum menginterpretasi peta umum Pulau Bali, langkah yang harus dilakukan sebagai berikut.

1)      Menyiapkan peta umum Pulau Bali yang akan diinterpretasi.
2)      Memperhatikan legenda untuk memahami makna simbol-simbol yang terdapat pada peta.
3)      Memperhatikan persebaran data pada wilayah Pulau Bali.
4)      Memperhatikan tahun pembuatan peta untuk mengetahui apakah peta Pulau Bali tersebut masih relevan atau tidak.

Setelah melakukan langkah-langkah tersebut, maka akan diperoleh informasi sebagai berikut.
a)      Gunung dan Bukit
Gunung dan bukit pada peta Pulau Bali ditunjukkan dengan segitiga warna abu-abu. Gunung dan bukit yang terdapat di Pulau Bali adalah Gunung Kelatakan (698 m), Gunung Banyuwedang (430 m), Gunung Mesehe (1300 m), Gunung Musi (1215 m), Gunung Patas (1414 m), Lokbadung (1028 m), Gunung Lesong (1860 ), Bukit Batuan (2276 m), Bukit Pohen (2069 m), Bukit Penggilingan (2020 m), Gunung Penulisan (1745 m), Gunung Batur (1717 m), Gunung Abang (2152 m), Gunung Agung (3142 m), dan Gunung Seraya (1174 m).

b)      Danau atau Waduk
Danau atau waduk pada peta Pulau Bali ditunjukkan dengan warna biru. Danau atau waduk yang terdapat di Pulau Bali yaitu Waduk Palasari, Danau Bayah, Danau Tamblingan, Danau Bratan, dan Danau Batur.

c)      Sungai atau Kali
Sungai atau kali digambarkan dengan garis berwarna biru. Sungai yang terdapat di Pulau Bali antara lain Sungai Melaya, Sangiya, Daya, Jagading, Budeng, Biluk Poh, Medewi, Pulukan, Tabah, Sungi, Pang, Ayung, Petanu, Sangiang, Malangit, Buyan, Bayat, dan Dava.

d)      Teluk
Teluk ditandai dengan lautan yang menjorok ke daratan dan diberi nama dengan singkatan Tel.. Teluk di Pulau Bali antara lain Teluk Terima, Teluk Pegametan, dan Teluk Padang.

e)      Tanjung
Tanjung ditandai dengan daratan yang menjorok ke lautan dan diberi nama dengan singkatan Tg. Tanjung yang berada di Pulau Bali antara lain Tanjung Pangambengan, Tanjung Benoa, Tanjung Bakung, Tanjung Ibus, dan Tanjung Bungkulan.

f)       Pulau
Pulau-pulau kecil yang berada di Provinsi Bali adalah Pulau Menjangan, Pulau Serangan, dan pulau di sekitar Nusa Penida.
 

Interpretasi Peta Umum
Pulau Bali

Pada umumnya, peta umum  memiliki  warna dan simbol- simbol lain yang mewakili ketampakan alam sebenarnya. Contohnya, Pulau Bali yang memiliki  bentang alam dataran rendah hingga dataran tinggi. Pewarnaannya dibuat bertingkat, warna hijau menunjukkan dataran rendah dengan ketinggian antara 0 - 100 m, warna hijau muda menunjukkan dataran sedang dengan ketinggian antara 100 - 500 m, warna kuning menunjukkan dataran tinggi dengan ketinggian antara 500 - 1.000 m, dan warna cokelat menunjukkan daerah pegunungan dengan ketinggian     1.000 m. Adapun puncak tertinggi berada di puncak Gunung Agung yang memiliki ketinggian 3.142 m di atas permukaan air laut. Dataran tinggi dan pegunungan terdapat di bagian Utara, semakin ke Selatan, daratan semakin landai. Hal ini menyebabkan aliran sungai di bagian Utara relatif pendek dan bermuara di Laut Bali, sedangkan sungai-sungai (disimbolkan dengan garis berkelok-kelok berwarna biru) di bagian Selatan yang bermuara di Samudra Indonesia memiliki  aliran yang relatif lebih panjang. Jika diperhatikan,  mayoritas aliran sungai mengarah ke Selatan, hanya beberapa sungai saja yang mengalir ke arah Utara.

Pulau Bali memiliki  rangkaian gunung atau pegunungan di bagian Utara. Kebanyakan gunung-gunung tersebut telah mati (tidak aktif). Hal ini ditunjukkan dengan gambar segitiga hitam di peta. Sementara itu, gunung yang masih aktif hanyalah Gunung Agung dan Gunung Batur (1.717 m) yang digambarkan dengan bentuk segitiga berwarna merah. Perairan darat berupa danau (disimbolkan dengan simbol area berwarna biru). Tercatat ada empat buah danau, yaitu Danau Batur (terluas), Danau Buyan, Danau Bratan, dan Danau Tamblingan. Keempat danau tersebut berada di daratan dengan ketinggian lebih dari 1.000 m di atas permukaan air laut.

Berdasarkan bentang budayanya, Pulau Bali hanya memiliki satu pelabuhan udara (yang disimbolkan dengan gambar pesawat dalam lingkaran), yaitu Bandara NguraRai di Denpasar serta terdapat empat pelabuhan penyeberangan (yang disimbolkan dengan gambar jangkar di dalam lingkaran), yaitu di Gilimanuk, Celukbawang, Benoa, dan di Tanjung Melanting. Berdasarkan skala yang ada, jarak antara ujung Timur  Pulau Bali (Tanjung Jambela) hingga ujung Barat Pulau Bali (Tanjung Pasir) sejauh    111,15 km. Sementara itu,  jarak antara ujung  Utara Pulau Bali (Tanjung Bungkulan) hingga ujung Selatan Pulau Bali (Sawangan) sejauh
63,45 km.


Perairan laut Pulau Bali terdiri atas perairan dangkal (0 - 200 m), perairan sedang (200 - 3.000 m) dan perairan dalam  3.000 m). Perairan dangkal terdapat di Selat Bali, bagian Selatan Pulau Bali daperairan  yang  mengelilingi  Nusa  Penida. Kondisi  ini menyebabkan kawasan inbanyak dijumpai  pantai-pantai yang indah, seperti di Pantai Kuta, Pantai Sanur, Tanah Lot, dan Teluk Jimbaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar